Kamis, 23 Juni 2011

Disaat ku lelah,

Sakura... aku tau. Masa yang kau jalani ketika musim gugur, bukanlah masa yang mudah untuk kau lalui. Mungkin kau pun merasakan pedihnya dan sakitnya ketika harus melihat mata-mata yang memandangmu sebagai sesuatu yang sempurna yang tak pernah marah, tak pernah sedih, tak pernah menangis. Mereka hanya tau hadirmu mampu menebar senyum dan semangat untuk mereka.
Sakura... ajari aku untuk belajar tersenyum meski hati perih menanggung pedih. Ajari aku bagaimana cara menyembunyikan kesedihan dari mereka yang mengharapkan senyumku.
Sakura... ada masanya kau bersemi dengan indah dan ada pula masa dimana kau harus gugur. Bukan untuk selamanya, tapi kau gugur untuk kembali. Hanya untuk sejenak beristirahat untuk mempersembahkan senyum yang lebih indah dari sebelumnya, untuk mereka...
Kau tau sakura...Rasulullah pun demikian. Allah memberikannya perjalanan yang luar biasa ke tujuh lapis langit sebagai hadiah penghibur hati setelah perjalanan dakwahnya dihujani kerikil tajam dan membuatnya terpuruk dalam ketidakberdayaan. Lalu beliau kembali setelah perjalanan panjangnya dengan wajah berseri. Wajah siapa yang tak berseri jika bertemu langsung dengan Allah tanpa hijab. Mendengar kisahnya pun, jantungku berdebar kencang apalagi jika aku benar-benar melihat wajah Sang Maha Indah tanpa hijab.
Sakura.. perjalanan Rasulullah itu adalah rehatnya untuk kembali, sepertimu yang akan kembali setelah musim gugur ...
Dan bagaimana dengan ku??
Sungguh aku tak ingin mengeluh, sakura.. tidak!!
Apakah mereka mau menerimaku apa adanya?menerimaku yang tak sesempurna yang mereka harapkan?aku juga bisa sedih, aku bisa marah, aku bisa kecewa, aku bisa lelah, aku bisa terpuruk, aku tak sesempurna yang mereka pikirkan. Apakah setelah ini mereka mau menerimaku?setelah aku tak bisa sesempurna yang mereka harapkan...
Aku lelah harus berpura-pura sempurna untuk menjaga senyum mereka. Aku tak ingin seperti lilin yang menerangi tetapi habis terkikis sendiri.
Wahai kekasih Allah... aku melebur bersama jiwa yang dikuasai rindu padamu, disini disaat ku mulai rapuh..
Di Bawah LangitNya, 24 Juni 2011
Assyifa

2 komentar:

  1. eummm, teteh sakura itu warnanya indah walau pun gugur, ia akan tetap mekar kembali bersama ribuan bahkan jutaan-jutaan kelopak baru yang akan saling menguatkan satu sama lain, dan pasti akan lebih indah jika sakura itu mekar bersama dan gugur bersama untuk kembali membuat warna-dan keindahan di langit cinta-NYA, betul begitu teteh??
    klo sedih saya siapkan pundak untuk teteh berkeluh kesah^____^

    BalasHapus
  2. hemmm... syukron bintangku.... love u cz Allah

    BalasHapus