Kamis, 13 Oktober 2011

Wahai Pemilik hatiku, aku titip hatiku padaMu...

Entahlah rasa apa yang sedang mengamuk dalam hati ini.
Apakah ada setan yang terselip hingga membuatnya sesak??
Sampai kapan rasa ini terus menyesak ya Rabb..
Rasanya aku ingin sekali merobek tubuhku untuk mengambil hatiku. Aku ingin tau ada apa di dalam sana hingga rasanya ia begitu menyesak. Jika ia terlihat begitu kotor, aku ingin membasuhnya dengan air mata penyesalan dan mengusir semua setan yang mengganggunya.
Mungkinkah karena ada rasa yang lahir belum pada waktunya. Mungkinkah aku tak bisa menjaganya, hingga mengundang setan hadir menyelinap di celah-celah rasa itu.
Untukmu yang telah terlanjur hadir dalam ruang pikirku, bantu aku menjaga hati kita.
Ijinkan aku mengusir rasa yang tertulis atas namamu dari hatiku.
Aku takkan membuangnya, hanya menitipkannya pada Pemilik Hatiku sampai waktunya tiba. Aku yakin ia akan aman bersama Pemilik hatiku. Sehingga setan tak tertarik untuk menyelinap.
Biar sesak dan sulit untuk melewatinya asalkan ridhoNya di tangan kita pada akhirnya.
Suatu saat rasa itu akan aku ambil kembali disaat yang tepat, saat rasa itu telah halal untuk bersemayam dihatiku dan setan tak punya hak mengganggunya lagi.
Istiqomahkan aku ya Rabb, sampai waktu itu tiba...
Di bawah langitNya, 08 oktober 2011

Assyifa

3 komentar:

  1. ekheem, menjaganya dalam diam teteh, nantikan di batas waktu...

    BalasHapus
  2. semoga...
    jaga keistiqomahan hingga datang masanya.

    BalasHapus
  3. haduuuhhh, hheehe...
    amiiiinnnn... ^_^

    BalasHapus