Ketertarikanku pada langit biru bukanlah kebetulan semata. Karena aku tau ada banyak rahasia di balik birunya langit itu. Rasanya aku ingin sekali berada diantara birunya langit. Melebur bersama birunya, hingga aku tersapu angin dan menembus setiap lapisan-lapisannya. Mencari tau setiap rahasia yang tersimpan di setiap kerak langit.
Aku akan jadikan awan sebagai pena untuk melukiskan kata di bias birunya langit. Melukiskan wajah Sang Maha Indah. Meskipun kurasa sekumpulan awan yang dikumpulkan dari ujung langit ke ujung langit pun takkan cukup melukiskan keindahan-Nya.
Tapi dengan apa aku bisa menyentuhkan jemariku ke birunya langit. Meminjam sayap sekawanan burung?Meluncur bersama percikan bunga api yang dilemparkan ke angkasa?atau berdiri di puncak gunung tertinggi dan meringankan tubuhku hingga membiarkan angin membawaku bersamanya?
Aku tau aku takkan mampu menjangkau langit biru, aku hanya mampu memandanginya dalam kekaguman. Mengagumi birunya yang dihiasi bias putih awan. Melihat dengan iri serombongan burung yang melenggang indah mengepak-ngepakkan sayapnya semaunya hingga mampu membawa mereka menembus lapis demi lapis langit.
Aku hanya tau satu rahasia dari banyak rahasia yang tersimpan di balik birunya langit itu, bahwa Dia yang berada di balik keindahan langit biru adalah rahasia terindah. Lebih dari sekedar terindah.
“KAU terindah dan selalu terindah. Harus bagaimana ku mengungkapkannya. KAU Pemilik hatiku..”
Di bawah Langit- Nya, 27 Mei 2011
Assyifa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar