Jumat, 30 April 2010

you still my partner, sist

Menatap wjh bru sbrkas krts bernama sama dgn ukurany,mbwt ku tringt pd se2org yg mnemaniku mnangs trsedu ktika ku trima amnh yg lbh brt dr sblmnya.
s'sungguhnya dlm tangs tu tsimpan janji pd diriku sndri utkmu.tp hingga kini janji tu blm ku tepati.
Mlhtmu kini,aku bangga memiliki saudara sprtimu yg mampu bdiri tegar dn mandiri mlnjtkn hrpn kita:mencerahkn kmpus kita dgn warna warni pena islam.
Mengingt hari2 tu,hari2 yg mlelahkn akbt d kjr deadline tp smgtmu dn ukhwh qt mampu mengusir smw lelah yg menyerang.
Dan kini hari2 tu tak ku lwti kmbli,dn membiarkanmu mlwtinya sndri.
Ukhti, jarangnya intensitas ptmuan qt,mbwtku mrasa jauh dr mu saat ini,
ingn rasany kmbli k masa tu,
dan hingga kini predikt my best partner tu msh milikmu,
from "assyifa" for "2u"

Menyimpan memory alam dalam hati

Jika di ijinkan..
aku ingin mengambil ketenangan laut utk ku pindahkn ke dalam hati ini,
memindahkn kesunyian malam utk bermukim di hati ini,
mempelajri alunan nada kicauan burung agar ketika ku berteriak melepas isi hati tak da yg terganggu oleh pekikanku,
mengalihkan kekuatan karang utk mengisi dinding2 hati yg mulai rapuh,
membanjiri hati ini dgn smgt para syuhada d kegentingan pertempuran,
mencintai cintaMu utk ku sandarkn pd singgahsana cinta tertinggi d hatiku,

dari Al Furqon untuk Nurul Ilmi

Terlelap d balik deruman mobil yg bising,d antar lantunan sholawat dr musisi jalanan. Hingga Al furqon berdiri tegap di hadapanku dan aku terpesona pd pndangan ptma. Akhrnya ktahuilah bhwa ia bs bgtu mengagumkn krn org2 d skelilingnya bgtu mencintainya dn pedulikannya. Tak pandang mreka adlh org2 besar bergelar besar dan berhati besar. Tak pernah kutemui mreka d Nurul ilmiku. Profesor doktor berpangkat tinggi d univrsts2 trnama itu mau mnyediakn wktnya utk kami,menyediakn luang pikirnya utk memikirkan pusat peradaban kaum intlektual bernama masjid kampus. Andaikn ku temui sosok2 sprti mreka pd kampusku..
"orang2 besar lahir dr masjid kampus!"
"karena kita terlahir utk menjadi seorang pemimpin!".
Bagi mreka menjadi aktfs masjid adlh tugas mulia karena panggilan jiwa. Maka tak da peduli dgn gelar dn jbtn tinggi yg mrka emban.
Andaikn mreka mampu menularkn fikrah mreka pd ptinggi2 d kampusku,mungkin Nurul ilmi kan berdiri tegap dan bersiap utk mnjlnkn peran sbg pusat peradaban. Rangkaian terakhr d tu2p dgn merndhkn hati,menundukn kpla,mernungkn nurul ilmiku nun jauh dsna. Dlm ktndukn tu,mreka tnamkn rasa cinta masjid menusuk k dlm hati kami. Ada kerinduan , ada smgt, ada ksedihn ktika mata ini kupejamkan. Membayangkn Nurul ilmi d thn2 mendatang mampu menjadi terang dlm gelap temaram unswagati..
Dan menanti serta mengejar 30 thn mendatang dmana aktfs masjid kampus,aktfs dakwah kampus kan mampu menjadi org ptma d negeri ini atau mampu meneruskn jejak profsor2 itu. Maka tunggulah saat itu tiba dgn kerja keras,kerja cerdas dan ikhlas utk membuat ibu pertiwi bersuka hati dgn linangan air mata bahagia dlm lantunan lagu "ibu pertiwi" yg sering d serukan siswa2 SD. Bukan mksud tak menghargai karya ismail marjuki,tp kami hanya ingin mlht ibu perthwi bhgia tak lg bersdih hati.

pesan dari cinta

Perkenalkan,aku cinta. Aku yakin hampir smua orang sering mendengar namaku disebut. Dalam kisah bodoh romeo n juliet, dalam kisah tragis laila majnun, sampai kisah dilematis siti nurbaya. Dan kini bisa kausaksikan namaku dipuja puji dalam syair-syair lagu, dalam jalan cerita di sinetron dan dalam film-film tak bermutu. Dan hasilnya,dari anak di bawah umur hingga orang yang berumur banyak semua memujiku. Seharusnya aku bangga karena aku di puja banyak orang. Tapi entah kenapa yang kurasa justru sebaliknya,aku sakit menyaksikannya. Tentu saja, karena banyak dari mereka (pemuja cinta.red) menilai salah tentang aku.
Aku cinta, sebuah karunia yg di anugerahkan Allah sebagai fitrah manusia. Aku cinta, yg Allah sebutkan dalam firmanNya:
"Dijadikan indah pada manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini,yaitu wanita-wanita,anak-anak,harta yang banyak dari jenis emas,perak,kuda pilihan,binatang-binatang ternak,dan sawah ladang.itulah kesenangan hidup di dunia;dan di sisi Allah lah tempat kembali yang baik ".(Ali Imron;14)
begitupun sbgaimana aku tertera dlm Q.S Maryam;96 dn Ar Rum ;21.
Aku akan bhgia jika aku ada dlm hati manusia jika aku ditujukn kpd Allah Yang menciptakan aku,kepada Rasulullah yg mengenalkn aku hingga terbitlah terang dari kgelapn, kepada jihad sebagai bukti adanya aku utk Allah dlm hati manusia, dan kepada orang-orang mukmin yg memiliki aku karena Allah.
Itulah aku sesungguhnya..
Tapi banyak dari mereka(pemuja cinta.red) enggan mengenalku lebih dlm,mencemarkn nama baikku,membuat pernytaan palsu tentang aku,dan bahkan mengatasnamkan aku untuk berbuat maksiat.
Aku tak ingin menjadi hina krena mreka (pemuja cinta.red)mempersembahkan aku untuk thogutnya dan untuk musuh-musuh Allah. Dan Demi Allah, aku pun tak rela aku dijadikan kambing hitam hanya karena hawa nafsu.
Jika memang ada aku di hatimu,maka aku ingin aku ada untuk Allah. Maka buktikan dengan mengabdi padaNya,menjadikanNya orientasi satu-satunya dlm hidupmu,LILLAH!. Lihatlah bagaimana Rasulullah memperlakukan aku begitu lembut hingga aku penuh sesak di hatinya,dan sekali lagi untuk Allah.
Maka kenali aku lebih dalam. Kenali aku dalam MAHABATULLAH..disanalah kan kau temukan aku yg sesungguhnya dalam wujud asliku bukan dalam wujud palsu!!
Waallahu'alam bishawab

seberapa banyak kalimat tanya menghinggapimu?

Kawan, seberapa sering kau ucap cinta pada pujaan hatimu??
Sama seringnya dengan kau ucap cinta untuk ibumu??
Adakah dalam satu hari ada satu kata cinta untuk ibu??
Atau mungkin hanya satu tahun sekali kata itu terucap??
Kapan terakhir kali kau nyatakan cinta pada ibumu??
Atau mungkin tak pernah ada kata cinta terlontar untuk ibumu?

Kawan, seberapa besar perhatianmu pada pujaan hatimu??
Sama besarnya dengan perhatianmu pada ibumu??
Apakah ketika kau tanyakan keadaan pujaan hatimu, terpikir pula olehmu keadaan ibumu saat itu??Sudah makankah ia??sehatkah ia??

Kawan, seberapa mahalnya hadiah yang kau beri untuk pujaan hatimu??
Sama mahalnya dengan hadiah-hadiah yang kau beri untuk ibumu??
Atau mungkin seulas senyum saja tak pernah kau hadiahkan untuk ibumu??

Kawan, seberapa sering kau rasa patah hati dikhianati pujaan hatimu?
Pernahkah pengkhiantan cinta itu datang dari ibumu??
Pernahkan ibumu meninggalkanmu saat kau terjatuh??

Kawan, Mencintai itu tak seindah dan semudah yang terpikir
Karena akhir dari mencintai adalah pertanggungjawaban
Dan menyatakan cinta itu tak semudah mengedipkan mata

Kawan, Kufikir munafik rasanya ketika ku katakan cinta tapi kata-kata dan tingkah lakuku hanya berbekas sakit di hatinya
Kata cinta itu dirasa percuma jika aku hanya bisa membuat jejak tangisan di wajah lembutnya

Kawan, seberapa besar dan seberapa banyak salahmu padanya
Jauh lebih banyak kata maaf yang ia simpan untukmu
Dan jauh lebih besar rasa cinta yang ia pelihara untukmu
Sadarkah kawan, rasa cinta itu yang membuatnya bertahan di masa awal kehadiran kita di dunia hingga seperempat abad usia kita saat ini

bidadari berwajah keriput

Biarkn aku tak sepaham dgn dunia
karna bagiku cleopatra buknlh yg tcntik
bidadari itu..
Pemilik mata sayu yg wjhny d hiasi garis2 kriput
yg tanganya kasar dn rmbutnya d dominasi akn wrna putih
tapi dr mata sayu tu kutemukn pncrn sinar yg tak pernah redup
dr wjh kriputny kutemukn kcntikn yg tak prnh pudr olh zaman
kurasakn klembutn shelai kapas dr belaian tangan ksrny
mata sayu tu tlh trlalu lelah menangis d kheningn mlm
sjenak trpejam lalu trlintas sosok bayi mungil yg ia antrkn k dunia
hanya blaian tngan ksrnya lah yg mampu mredam tangs sang bayi
dn bayi tu yg akhrny slma 20 thn tak mampu trkelap sblm mlht wjhny
krna bayi itu adlh aku,putri yg ia antrkn k dunia dgn cinta sbg pnghntrny
kekagumnku mlbhi dunia yg memuja kcntikn cleopatra
dn dunia bserta isiny mnjd saksi pnghrapnku d kheningn mlm
aku ingn mnjumpai mata sayu brhias kriput d wjhny itu d tmpt dmn para bidadari bkumpul
ats nama cinta utkny yg ku panggil ibu..

With love assyifa

syifa'ul Qolbu tetap milikmu

Dengarlah cinta..
Dalam bisikan hati ini....
Ada namamu diiringi melodi cinta karena Allah

Perhatikanlah...
Kisah kita akan selalu membayangi langkah hidupku

Cinta, tak ada perpisahan bagiku setelah Allah mempertemukan kita.
Bahkan maut pun bukanlah perpisahan untuk kita
Tapi maut akan menjadi awal kebersamaan yang abadi

Cinta, ingatkah indahnya Allah mempertemukan kita??
Kemudian Ia menyatukan kita dalam sebuah nama,
Nama itu mampu menjadi obat di kala sedihku, di kala aku rindu, di kala aku merasa terpuruk
Nama yang dibingkai oleh cinta karena Allah itu mampu menjadi obat hatiku
Nama itu tersusun di atas nama cinta kita karena Allah
maka namamu akan menjadi bagian dari obat hatiku selamanya hingga Allah mempertemukan kita lagi di Jannah-Nya

Ingatkah rumus yang kita buat bersama ??
Kini rumus itu kukembangkan menjadi
Nama kita x cinta Allah = 1
Aku ingin nama kita memiliki tempat khusus di hatimu

Cinta, seperti yang pernah kita sepakati
Bahwa kita semua memang mujahidah yang cengeng, yang mudah sekali menangis
Tak jarang di setiap pertemuan, ada saja air mata yang terjatuh
Bahkan tak jarang kita menangis berjama’ah
Dan aku selalu menyatakan diri bahwa aku jauh lebih kuat dari kalian,
bahwa aku lebih kuat menahan air mata ketimbang kalian
Tapi kini terpaksa kutelan ludahku sendiri
Ketika kutuliskan ini, aku tak mampu menahan air mataku,

Cinta, kuharap aku bisa menghabiskan senja di tepi laut bersamamu
Lalu kan kuijinkan kita berteriak dan menangis berjama’ah
Tapi dengan catatan tangisan kita tak boleh lebih banyak dari senyum yang mampu mejadi semangat
Tapi ingat bukan tangisan sedih karena perpisahan
Melainkan tangisan kebahagiaan karena Allah menghendaki kita untuk dipertemukan dan dipersatukan baik di dunia maupun di akhirat kelak
Dan ingatlah tak ada kata perpisahan dalam cinta kita!!
Maafkan aku, aku hanya ingin mengabadikan nama kita dalam notes ini
Ukhibukifillah ukhti.....

mata kecil mujahid kecilku

Mujahid kecilku, kau terlalu kecil untuk tau bahwa merah yg mengalir deras dari sekujur tubuh orang-orang tercintamu itu bukanlah tinta merah,
Tapi kau cukup tau bahwa aliran berwarna merah itu adalah bukti rasa sakit orang-orang tercintamu
Mujahid kecilku, kau terlalu kecil untuk tau bahwa merah menyala di langit kelam itu bukanlah kembang api, bukan sorot lampu, bukan pula bintang-bintang apalagi pelangi.
Tapi kau cukup tau bahwa merah menyala di langit kelam itu telah merampas ayah, ibu, kakak, dan semua harapanmu
Setidaknya mata kecilmu kini tau siapa Makhluk bernama iblis berwujud manusia yg telah menebar merah menyala di langit kelam itu.
Tapi tenangalah…
Merah menyala itu kan menjadi teman hidup mereka di dunia hingga akhirat akhirnya di sarang iblis-iblis bernama neraka jahanam,
Dan akan ada pelangi, bintang-bintang juga cahaya terang yang akan menemani orang-orang yang kau cintai di tempat terindah bernama surga

shinu hodo koishii

Selasa, 30 maret 2010
Dear Kekasih Allah,

Disini, aku berharap semoga engkau dibanjiri shalawat serta salam dari jutaan umatmu yang masih mencintaimu hingga tiba saatnya kami dipertemukan denganmu. Dan sudikah kiranya engkau menerima cinta dan rindu yang begitu sesak menyesaki dadaku. Rindu ini begitu menyiksaku, hingga airmata ini tak mampu lagi menahan diri untuk tak membasahi pipiku.
Wahai kekasih Allah, malam ini ku bermaksud mengobati rinduku dengan menyaksikan kisahmu melalui sebuah film. Tapi apa yang terjadi? Rinduku ini semakin menjadi dan dadaku semakin sesak dibuatnya. Aku iri bahkan benar-benar iri dengan mereka yang bisa menatap wajahmu, mendengar suaramu, menghabiskan waktu disampingmu, berjuang bersamamu, dan berdiri di hadapanmu agar pedang dan panah-panah yang hendak memburumu itu tak bertengger di tubuhmu melainkan ke tubuhku. Dan jika hal itu terjadi kan kututup usiaku dengan senyuman kebahagiaan tanpa mengindahkan rasa sakit yang dihasilkan tajamnya ujung tombak dan pedang.
Ijinkan aku sebentar saja larut dalam imajinasiku. Dimana ada engkau di hadapanku, maka takkan aku palingkan mataku dari menatap wajahmu yang menentramkan hatiku dan mengingatkanku pada Kekasih Sejatimu. Dan kan kumanjakan telingaku dengan suaramu yang lembut.
Jika saja doraemon benar-benar ada maka kan kupinjam pintu ajaibnya untuk menemuimu di masa indahnya islam bersamamu.

untuk wajah yang selalu melintas di rabithohku

Sesungguhnya Engkau tau bahwa hati ini telah berpadu
Berhimpun dalam naungan cintaMu
Bertemu dalam ketaatan, Bersatu dalam perjuangan
Menegakan syari’at dalam kehidupan
Kuatkanlah ikatannya, kekalkanlah cintanya
Tunjukilah jalan-jalanNya
Terangilah dengan cahaya Mu yang tiada pernah padam
Ya Rabbi bimbinglah kami
Lapangkanlah dada kami dengan karunia iman dan indahnya tawakal padaMu
Hidupkan dengan ma’rifatMU, matikan dalam syahid di jalanMU
Engkaulah pelindung dan pembela

Do’a itu terngiang lagi di telingaku, membawa alam bawah sadarku ke suatu malam hening. Semakin hening ketika tiba-tiba mati lampu dan hanya di terangi lampu HP. Kami duduk melingkar, berpegangan tangan erat. Genggaman tangan itu semakin erat ketika do’a yang terlantun indah memecah keheningan. Malam itu, sengaja kami pejamkan mata kami agar wajah saudara-saudara kami melintas bebas dengan senyuman. Tak terasa, hati ini tiba-tiba sesak hingga air mata menjadi bukti betapa hati ini penuh sesak oleh ukhuwahfillah yang sedang kami nikmati saat ini.
Malam itu terlalu singkat berlalu, tapi genggaman tangan saudara-saudaraku masih bisa kurasakan setiap ku dengar do’a ini,
Untukmu yang selalu mencintai ukhuwah ini, kutitip wajahku dalam rabithohmu...

haruskah ibu kartini tersnyum?

“Andai saja Ibu Kartini masih ada, mungkin ia akan tersenyum bahagia melihat wanita Indonesia saat ini bisa bersekolah tinggi, berkarier layaknya pria, dan tak lagi dipandang sebelah mata oleh kaum laki-laki.”
Setidaknya banyak orang beranggapan seperti itu di sepanjang April ini. Mungkin benar adanya, karena perjuangannyalah perempuan Indonesia saat ini bisa mengenyam pendidikan sama tingginya dengan kaum laki-laki. Karena perjuangannya, perempuan Indonesia saat ini bisa berkarier sama tingginya dengan kaum laki-laki. Dan patutlah kaum hawa bersyukur atas kesempatan ini. Kesempatan yang tidak hanya harus disyukuri tapi juga dijaga agar semua perjuangannya tidak ternodai oleh hal-hal yang jauh dari norma dan adab.
Tapi haruskah ibu kartini tersenyum?jika ia melihat fenomena yang terjadi saat ini?dimana perempuan Indonesia saat ini telah kehilangan jati dirinya sebagai perempuan Indonesia yang identik dengan kelembutan, keramahan dan penuh sopan santun.
Haruskah ibu kartini tersenyum?jika ia tahu bahwa perempuan Indonesia yang nasibnya ia perjuangkan, kini telah berkiblat pada dunia barat dalam berpakaian, bertingkahlaku, dan bergaul?
Lihatlah bagaimana cara berpakaian mereka saat ini, yang gemar berpakaian serba mini. Entahlah mungin cuaca di Indonesia sudah semakin panas atau mungkin masyarakat kita sudah terlalu miskin untuk hanya membeli selembar kain yang bisa menutupi aurat wanita.
Belum lagi jika ia melihat fenomena kekerasan antar siswi yang menjadi trend baru dalam pergaulan remaja putri saat ini. Jika ditelusuri pemicunya adalah soal popularitas, dan yang mengiris hati hanya karena merebutkan sang pujaan hati mereka rela mempermalukan dirinya sendiri.
Memilukan mungkin kebebasan yang dulu diperjuangkan ibu Kartini kini disalahgunakan. Kebebasan yang dulu ia perjuangkan bukanlah kebebasan bertindak semaunya, bukan kebebasan berpakaian semininya, bukan kebebasan bergaul sebebasnya tanpa batas.
Ibu kartini pun tidak pernah mengajarkan kita kalau kita boleh mengatasnamakan emansipasi wanita di setiap pengkhianatan atas perjuangannya. Karena saat ini nyatanya banyak orang yang mendewa-dewakan emansipasi wanita tapi sebenarnya telah melanggar apa yang diharapkan ibu Kartini dalam perjuangannya. (Assyifa)

Hidup ini ga se-singkat reality show

Pernah melihat reality show yang menghadiahkan sejumlah uang untuk orang yang bersabar?atau reality show yang mencari orang yang rela berkorban menolong orang dan di penghujung cerita si penolong dikejutkan dengan sejumlah uang dari kru TV tersebut?dan juga Reality show yang mengejutkan orang dengan sejumlah pertanyaan dan setiap jawaban di bayar tunai.
Ternyata indahnya menjadi orang sabar, menjadi orang yang rela berkorban untuk orang lain serta beruntungnya menjadi orang yang berilmu. Buktinya ada balasan dan penghargaan di akhir cerita seperti dalam reality show.
Ajaibnya semua orang berlomba-lomba memutar diri menjadi orang yang sabar, penolong, dan berwawasan luas tapi sayangnya semua terobsesi mendapat hadiah dari reality show.
Sebenarnya tak perlu masuk reality show untuk mendapatkan balasan setelah melakukan kebaikan. Karena sejak reality show belum naik daun bahkan mungkin sejak tivi masih dalam angan-angan. Balasan atau hadiah itu sudah ada untuk orang-orang yang berbuat kebaikan. Bukan satu atau dua juta bahkan bisa melebihi dunia dan seisinya bisa kita dapatkan karena Allah punya kuasa atas hal itu.
Sayangnya, kebanyakan dari kita baru menyadarinya hari ini ketika semua terekam dalam kamera dan menjadi konsumsi public. Dan itupun karena ada aiming-iming imbalan.
“Allah akan meninggikan derajat orang-orang yang berilmu”,
“Sessungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar”.
“Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain”
Begitu petikan ayat Allah yang menerangkan janji Allah untuk meninggikan derajat bagi orang-orang yang berilmu, Allah akan selalu menyertai orang-orang yang bersabar, dan Allah memberikan predikat terbaik untuk manusia yang bisa menolong orang lain. Jadi, sebenarnya tanpa ada reality show beserta imbalannya masuk dalam kehidupan kita pun Allah akan memberikan balasan yang jauh lebih menggiurkan dari imbalan reality show. (Assyifa)