Jumat, 30 April 2010

untuk wajah yang selalu melintas di rabithohku

Sesungguhnya Engkau tau bahwa hati ini telah berpadu
Berhimpun dalam naungan cintaMu
Bertemu dalam ketaatan, Bersatu dalam perjuangan
Menegakan syari’at dalam kehidupan
Kuatkanlah ikatannya, kekalkanlah cintanya
Tunjukilah jalan-jalanNya
Terangilah dengan cahaya Mu yang tiada pernah padam
Ya Rabbi bimbinglah kami
Lapangkanlah dada kami dengan karunia iman dan indahnya tawakal padaMu
Hidupkan dengan ma’rifatMU, matikan dalam syahid di jalanMU
Engkaulah pelindung dan pembela

Do’a itu terngiang lagi di telingaku, membawa alam bawah sadarku ke suatu malam hening. Semakin hening ketika tiba-tiba mati lampu dan hanya di terangi lampu HP. Kami duduk melingkar, berpegangan tangan erat. Genggaman tangan itu semakin erat ketika do’a yang terlantun indah memecah keheningan. Malam itu, sengaja kami pejamkan mata kami agar wajah saudara-saudara kami melintas bebas dengan senyuman. Tak terasa, hati ini tiba-tiba sesak hingga air mata menjadi bukti betapa hati ini penuh sesak oleh ukhuwahfillah yang sedang kami nikmati saat ini.
Malam itu terlalu singkat berlalu, tapi genggaman tangan saudara-saudaraku masih bisa kurasakan setiap ku dengar do’a ini,
Untukmu yang selalu mencintai ukhuwah ini, kutitip wajahku dalam rabithohmu...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar