Kawan, seberapa sering kau ucap cinta pada pujaan hatimu??
Sama seringnya dengan kau ucap cinta untuk ibumu??
Adakah dalam satu hari ada satu kata cinta untuk ibu??
Atau mungkin hanya satu tahun sekali kata itu terucap??
Kapan terakhir kali kau nyatakan cinta pada ibumu??
Atau mungkin tak pernah ada kata cinta terlontar untuk ibumu?
Kawan, seberapa besar perhatianmu pada pujaan hatimu??
Sama besarnya dengan perhatianmu pada ibumu??
Apakah ketika kau tanyakan keadaan pujaan hatimu, terpikir pula olehmu keadaan ibumu saat itu??Sudah makankah ia??sehatkah ia??
Kawan, seberapa mahalnya hadiah yang kau beri untuk pujaan hatimu??
Sama mahalnya dengan hadiah-hadiah yang kau beri untuk ibumu??
Atau mungkin seulas senyum saja tak pernah kau hadiahkan untuk ibumu??
Kawan, seberapa sering kau rasa patah hati dikhianati pujaan hatimu?
Pernahkah pengkhiantan cinta itu datang dari ibumu??
Pernahkan ibumu meninggalkanmu saat kau terjatuh??
Kawan, Mencintai itu tak seindah dan semudah yang terpikir
Karena akhir dari mencintai adalah pertanggungjawaban
Dan menyatakan cinta itu tak semudah mengedipkan mata
Kawan, Kufikir munafik rasanya ketika ku katakan cinta tapi kata-kata dan tingkah lakuku hanya berbekas sakit di hatinya
Kata cinta itu dirasa percuma jika aku hanya bisa membuat jejak tangisan di wajah lembutnya
Kawan, seberapa besar dan seberapa banyak salahmu padanya
Jauh lebih banyak kata maaf yang ia simpan untukmu
Dan jauh lebih besar rasa cinta yang ia pelihara untukmu
Sadarkah kawan, rasa cinta itu yang membuatnya bertahan di masa awal kehadiran kita di dunia hingga seperempat abad usia kita saat ini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar