Aku hanya ingin mengikat ilmuku dengan kata per kata, hingga terangkai kalimat
Biarlah semua mencemooh rangkaian ini
Bahkan mungkin semua penyair menertawakannya
Ketika lidah ini lebih buas dari tangan
Maka tak ada salahnya kugerakkan tangan ini untuk menyambung lidahku
Hati, akal dan pikiran ini sudah tak mampu menyimapan kata
Maka kubuang kata-kata itu ke dalam pembuangan imajinasiku berwujud tulisan ini
Apakah salah ketika tak kubiarkan kata-kata ini terbuang sia-sia?
Nikmatilah jika memang layak
Sisihkanlah jika membuatmu muak
Tapi jangan pinta aku membuangnya sebagai kotoran
Karena tempat pembuangan kata-kata ini ádalah jalanku
Untukku pergi menyusul “Dua Cintaku” ke Tempat penuh cinta
Karena kuasaku adalah jihad lewat tulisan ini.
Assyifa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar